SLA

Service Level Agreement (SLA) ini cuman berlaku di antara SluHost Indonesia dan konsumen setianya. Konsumen setia dari reseller atau faksi yang lain otomatis memakai service SluHost Indonesia tetapi tidak tercatat langsung sebagai konsumen setia tidak memiliki hak memperoleh SLA ini.

Konsumen setia yang memakai service di SluHost dipandang sudah pahami dan menyepakati Service Level Agreement, Acceptable Usage Kebijakan, Peraturan Umum, dan Peraturan Privacy sebagai sisi yang tidak bisa dipisah.

Jaminan Uptime Konektivitas Internet

SluHost Indonesia memberi agunan sambungan internet pada server hosting sebesar 99% uptime /bulan di luar downtime karena pemeliharaan yang awalnya sudah di kabarkan lewat http://SluHost.com. Untuk server yang berada di SG, konsumen setia memperoleh agunan redundancy link ke bermacam backbone internasional.

Ketidakberhasilan pada pengadaan sambungan internet oleh SluHost Indonesia pada server hosting karena masalah jaringan bisa di-claim jika berjalan melewati batasan 1% dalam sebulan dan terjadi pada sebuah waktu, tidak terhitung penumpukan dari masalah yang terjadi di bawah 1%.

Jaminan Uptime Server

SluHost Indonesia memberi agunan uptime server sebesar 99% uptime /bulan di luar downtime karena pemeliharaan yang awalnya sudah di kabarkan lewat http://SluHost.com. Untuk jaga performnce server, kami lakukan pemeliharaan teratur di hari Minggu malam dan Senin pagi hari. Sepanjang pemeliharaan, ada peluang server akan direboot tanpa pemberitahuan awalnya lewat web.

Ketidakberhasilan pada pengadaan uptime server oleh SluHost Indonesia bisa di-claim jika berjalan melewati batasan 1% dalam sebulan dan terjadi pada sebuah waktu, tidak terhitung penumpukan dari masalah yang terjadi di bawah 1%.

Jaminan Keamanan Data

SluHost Indonesia memberi agunan keamanan data konsumen setia mencakup data file situs, database, dan e-mail sejauh risiko pada keamanan data itu tidak diakibatkan oleh konsumen setia sendiri. Kelengahan konsumen setia itu salah satunya tertulis di bawah ini :

  • Perampokan otorisasi akses (hosting akun dan semua sarana didalamnya, CPANEL, e-mail, dan billing) karena ketidakamanan computer konsumen setia. Ketidakamanan computer konsumen setia mencakup ada worm, virus, keylogger, atau sebab konsumen setia terhubung dari computer khalayak
  • Mempunyai file atau directory dengan permission all read write (model 777) pada akun hostingnya
  • Mempunyai script yang berefek keamanan tinggi atau pada umumnya sudah dijumpai sebagai bug

Klaim Atas Kegagalan Jaminan

Claim atas ketidakberhasilan agunan di atas bisa di claim dalam kurun waktu optimal 7 hari sesudah berlangsungnya masalah.

Claim ketidakberhasilan uptime server dan uptime network harus dibarengi bukti hasil traceroute menuju domain konsumen setia dalam kurun waktu berlangsungnya masalah dan akan dilaksanakan crosscheck dengan data kami.

Claim akan ditampik jika berlangsungnya ketidakberhasilan atas Agunan Uptime Sambungan Internet disebabkan karena aplikasi yang lain ada di luar tanggunjawab SluHost Indonesia terhitung dan tak terbatas di dalamnya :

  • Masalah sambungan internet pada ISP konsumen setia
  • Masalah sambungan internet yang terjadi pada salah satunya route sebagai lajur sambungan dari konsumen setia ke server SluHost Indonesia
  • Masalah yang disebabkan karena force majeure
  • Masalah yang disebabkan karena ada masalah yang diakibatkan oleh aplikasi lain

Jika masalah yang di claim oleh konsumen setia datanya pas dengan data SluHost Indonesia, karena itu SluHost Indonesia harus kembalikan ongkos hosting sepanjang 1 bulan penuh berbentuk uang atau berbentuk ganti rugi lain yaitu tambahan masa aktif hosting sepanjang 1 bulan.

Claim ketidakberhasilan agunan automatis akan gagal jika :

  • Akun hosting konsumen setia dipastikan menyalahi Acceptable Usage Kebijakan.
  • Akun hosting konsumen setia sudah di suspend atau dihapus.

Claim ketidakberhasilan service cuman berlaku untuk service hosting. Sedang service yang terkait dengan aplikasike-3 seperti service register nama domain dan service managed DNS dan domain forwarding yang memiliki sifat gratis tidak bisa di claim saat terjadi ketidakberhasilan service. Bagaimana juga kami akan usaha sebagus-baiknya untuk sampaikan permasalahan ini pada pihak ke-3 yang berkaitan.

Sangkalan

SluHost tidak bertanggungjawab pada ketidakberhasilan agunan uptime yang disebabkan karena peristiwa yang bisa digolongkan sebagai force majeure (musibah alam, huru-hara, pandemik, pengakuan perang, perang, dan sebagainya).

SluHost tidak bertanggungjawab pada rugi yang dialami oleh konsumen setia dan faksi yang lain disebabkan karena ketidakberhasilan agunan service yang dipakai konsumen setia.

Besaran ganti kerugian optimal yang bisa diberi oleh SluHost atas ketidakberhasilan agunan ialah sebesar ongkos abonemen dipisah dengan waktu ketidakberhasilan service.

Sebagai contoh jika ongkos abonemen /bulan ialah sejumlah Rp. 1.000.000,- dan terjadi ketidakberhasilan service sepanjang 5 jam karena itu besaran tukar ruginya ialah: (Rp. 1.000.000,- / 30 hari / 24 jam) * 5 jam = Rp. 6.944,44.

Masa aktif account bergantung pada masa yang diputuskan di saat lakukan pemesanan.

SluHost Indonesia akan keluarkan bill pada e-mail contact yang tercatat pada mekanisme billing SluHost 7 hari saat sebelum bill jatuh termin.

Domain yang expire secara automatis akan di redirect oleh bagian registrar pada tanggal jatuh termin expiry dan untuk mengembalikannya supaya bisa dijangkau perlu waktu di antara 6 – 48 jam.

Hosting yang habis periode berfungsinya akan dikenai suspend pas pada tanggal jatuh termin pembayaran dan akan diurungkan servicenya 7 hari sesudah tanggal jatuh termin.

Hosting yang sudah diurungkan servicenya sebab ketertinggalan pembayaran bisa diaktifkan kembali plus tambahan ongkos re-aktivasi dan ongkos abonemen.

SluHost Indonesia tidak memberi agunan backup pada account yang sudah diurungkan.

Tiap pembayaran yang dilaksanakan harus diverifikasi lewat halaman web http://SluHost.com/, telephone, e-mail, dan konsumen service.

Jika dalam kurun waktu 24 jam sesudah mengonfirmasikan pembayaran rupanya konsumen setia belum terima e-mail tanda terima pembayaran atau e-mail lain dari SluHost Indonesia, karenanya bermakna pembayaran yang dilaksanakan konsumen setia tidak bisa diverifikasi dan status verifikasi pembayaran dipastikan diurungkan. Kami anjurkan untuk selekasnya mengontak SluHost Indonesia jika ini terjadi untuk lakukan verifikasi ulangi berkenaan pembayaran yang sudah dilaksanakan.

SluHost tidak bertanggungjawab atas pembayaran yang tidak diverifikasi. Resiko – resiko yang muncul karena hal itu ibarat domain expire / raib, account hosting tersuspend, munculnya ongkos re-aktivasi, dan resiko lain seutuhnya jadi tanggungjawab konsumen setia.

Kembalikan atau pengembalian dana atas argumen apa saja tidak bisa dilaksanakan tanpa isi form kembalikan yang dikirim oleh SluHost di saat konsumen setia minta pengembalian dana.

Pada full kembalikan (pengembalian dana sepenuhnya) konsumen setia menyepakati jika SluHost tak lagi mempunyai keharusan untuk memberi service ke konsumen setia.

Jumlah kembalikan minimum Rp 100.000, untuk nominal di bawahnya cuman dapat dibalikkan berbentuk deposit di account konsumen setia dan dapat dipakai untuk pembayaran-pembayaran seterusnya.

Untuk kembalikan yang dilaksanakan sebab kekeliruan transfer oleh konsumen setia, akan dikenai ongkos administrasi sejumlah Rp 25.000,-

Pengembalian dana cuman dapat lewat rekening arah bank BCA, BNI, dan Berdikari.

Pembayaran memakai ewallet (GoPay, OVo, dan lain-lain) tidak bisa di-refund dan cuman bisa didepositkan. Pembayaran yang sudah dilaksanakan lebih dari 3 (tiga) bulan tidak bisa di-refund dan cuman dapat jadi sebagai deposit untuk pembayaran service SluHost lainnya.