Anatomi dan Struktur Landing Page

Landing page adalah halaman dalam website yang didesain khusus dengan mindset marketing. Halaman inilah yang memiliki peran penting dalam marketing. Landing page bertujuan untuk agar pengunjung mengakses website dan segera bertindak sesuai apa yang kita inginkan, seperti membeli produk, memasukkan nama dan email, mendaftar, atau yang lainnya.

Menampilkan desain yang baik saja bukan jaminan jika ingin website milik Anda ramai pengunjung, Anda juga  harus mengetahui lebih dari sekedar desain yang baik untuk melihatkan landing page yang menarik. Anda perlu  tahu anatomi landing page yang ideal itu seperti apa agar bisa menghasilkan konversi yang tinggi.

Landing page bukan sekedar kumpulan tulisan dan gambar yang disusun sedemikan rupa. Tetapi landing page adalah sebuah halaman yang akan menentukan masa depan bisnis Anda. Karena dengan membuat landing page ada satu tujuan, yaitu menghasilkan konversi. Entah itu berupa email subscription ataupun pembelian.

Dalam membuat landing page pun, Anda wajib memperhatikan struktur dan anatomi dari sebuah laman. ANda bisa mengatur sedmeikian rupa hingga menghasilkan konveri minimal 2-5% penjualann. Tertarik bagaimana Anda bisa membaut struktur yang menarik ? Simak beberapa tips berikut :

Berikut adalah anatomi landing page beserta penjelasannya,

1. Headline

Gunakan headline yang menarik, dan mudah diingat. Headline adalah serangkaian kata yang mampu menarik perhatian seseorang serta mampu memawakili seluruh isi konten. Sehingga di dalam landing page, peran headline sangatlah penting. Syarat headline di dalam landing page ada dua, yaitu ringkas dan jelas. Tidak bertele-tele, sehingga orang yang membacanya langsung mengerti apa yang dimaksud dan langsung action untuk menanggapi apa yang Anda tawarkan di landing page.

2. Gambar / video

Objek visual seperti gambar atau foto dan video wajib kamu kreasikan di landing page Anda untuk mendapatkan konversi yang tinggi. Gambar atau video mampu memberikan kesan yang asik pada tampilan landing page Anda. Gunakan gambar dan video yang nyambung dengan topik yag Anda bahas, agar pengunjung website bisa menyerap informasi yang Anda berikan secara lengkap.

3. Manfaat

Penjelasan manfaat tentang sebuah penawaran atau produk yang ada di website Anda dapat membantu meyakinkan calon pelanggan, maka buatlah penjelasan manfaat dengan sederhana saja. Poin manfaat initinya bisa memberkan gambaran kepada pengunjung website tentag manfaat yang diperoleh jika membeli produk Anda.

4. Call-to-action (CTA)

Tombol call-to-action adalah sebuah perintah untuk pengunjung landing page yang terhubung ke halaman selanjutnya jika kita mengklik CTA tersebut. Penggunaan CTA yang tepat (secara desain) akan mempermudah calon pelanggan untuk membuat keputusan yang nantinya akan membeli produk anda. nada bisa menggunakan CTA seperti “Beli Sekarang”, “Download Sekarang”, dan sebagainya.

5. Deskripsi

Pengunjung akan kebingungan terkait produk atau penawaran yang diberikan bila tidak terdapat deskripsi yang detail namun ringkas. Biasanya deskripsi yang bagus berisi mengenai kelebihan produk/penawaran, kekurangan perbandingan dengan produk milik platform lain. Deskripsi harus jelas dan meyakinkan pengunjung untuk membeli produk yang Anda jual.

6. Testimoni

Untuk penempatan testimoni di landing page sebaiknya menggunakan gambar/ foto orang yang memberikan testimoni. Dan yang paling penting, jangan merekayasa testimoni. Karena ini akan fatal akibatnya, yaitu membohongi public. Gunakan testimoni untuk memperkuat kepercayaan pengunjung website Anda.

nah itu lah beberapa struktuk anatoi landing page yang bisa Anda gunakan untuk membuat landing page milik Anda sendiri. Tertarik untuk mencoba?

Jika artikel ini bermanfaat share ke teman terdekatmu ya!

Tinggalkan komentar